Axl Rose Rolling Stone Indonesia
Yang penting itu sound. Gaya. Sikap, keangkuhan dan mengabaikan semua peraturan yang berlaku. Yang penting adalah tetap mengendalikan musik sendiri, daripada menyesuaikannya untuk menyenangkan orang lain. Yang penting adalah melawan aturan-aturan, secara politik, seksual dan kreatif. Pemberontakan dalam rock tak sekadar menjadi bajingan, walau itu kadang-kadang menjadi bagian dari pekerjaan. (Banyak pemberontak itu bajingan, tapi hanya sedikit bajingan adalah pemberontak sejati.) Jadi di rubrik khusus ini, kami menghormati sejumlah pemberontak favorit kami. Kami memberi salut kepada penerobos musik musik yang berpegang pada prinsip-prinsip kreativitasnya dan menolak untuk menjilat, bahkan menjilan pemberontak lain. Kami memberi salut pada mereka yang kasar, menyebalkan, tak dapat diatur dan absurd. Kami bersulang kepada para pemberontak rock yang terus mengajarkan cara-cara baru untuk merusak kehidupan dan meracuni otak. Dalam musik, selalu ada godaan untuk berakal sehat, mengikuti nasihat yang bagus untuk bertindak dengan cara yang wajar . Berjayalah mereka yang tahan godaan.
AXL ROSE
Kredibilitas Memilih "momen paling konyol"-nya Axl itu ibarat memilih "bagian matahari yang terpanas." Apakah itu ketika ia menyerang seorang penggemar di St. Louis? Memecat anggota-anggota Guns n' Roses yang lain? Menghabiskan satu dekade untuk merekam Chinese Democracy? Atau ketika dia menyinggung para vegetarian di Depeche Mode (salah satu band kesukaannya) dengan menembak seekor babi? Dia tak bisa melawannya - dia memang seorang pecandu pemberontakan.
Kekurangan Dia berkelahi dengan perancang busana Tommy Hilfiger di sebuah bar di New York pada tahun 2006.
Rebel rating *****
